Kuliner Tanjung Pura Rilex Seafood

Kuliner Tanjung Pura Rilex Seafood

Daftarrestoranindo.web.idRestoran Rilex Seafood berwilaya di Jl.Pajak Ikan Lama No.84, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat telah direkomendasikan oleh teman saya untuk waktu yang lama, tetapi karena jarak yang cukup jauh (sekitar 40 kilometer dari kota Binjai dan 60 kilometer dari kota Medan), saya berkecil hati untuk pergi ke sana.

Selain terkenal dengan “Dodol Ria”-nya, sejauh yang saya tau Kota Tanjung Pura juga terkenal dengan Soto Udang serta Rilex Seafood. Mungkin masih ada harta karun kuliner lain disini?

Tujuan pertama ke Rilex Seafood dulu.

Setelah berpacu sekitar 1 jam dari Kota Binjai, akhirnya tiba juga di TKP. Mudah mudah sulit juga untuk tiba disini. Dari Kota Binjai menuju daerah Tandem dan dilanjuti dengan memasuki kabupaten Langkat. Mungkin lebih baik bertanya kepada warga sekitar setelah tiba di Langkat.

Tiba sekitar jam 1-an, suasana terlihat belum begitu ramai. Konon pernah sangking ramainya antrian, pengunjung yang jauh-jauh datang terpaksa balik lagi. Sakit hati banget kalau saya harus balek lagi setelah berjuang menempuh jarak segitu jauh. Makan sambil menikmati pemandangan dan angin sepoi-sepoi dari Sungai Sei Wampu

Kelapa Muda (Rp 10.000) – Gede juga kelapa-nya, dagingnya juga banyak dan nggak keras. Namun sayangnya air kelapanya ada ditambah gula, harusnya kalau pesan kelapa bulat itu diberi yang alami saja. Mungkin bagi yang nggak mau tambah gula, boleh dipesan ke pelayan terlebih dahulu.

Ikan Kakap Bakar (1 kg – Rp 102.000) – Dagingnya lembut dan segar serta olesan bumbunya juga pas. Kepiting Betina (Rp 180.000/kg), kalau mau masak bumbu tambah Rp 25.000/kg. Kali ini kami memesan yang bumbu lada hitam, warnanya agak soft, tidak seperti biasanya yang warnanya agak kehitaman, namun sudah cukup terasa pedasnya, walaupun citarasanya dipastikan bakal kalah jika dibandingkan dengan yang biasa kita cicipi di Kota Medan.

Dagingnya sangat padat dan yang paling sedap yahhh kalau pesan kepiting betina tujuannya yah telurnya banyak.

Terakhir kami memesan Udang Galah (Rp 200.000/kg), Oh mother, this is heaven.

Udangnya sangat padat dan dagingnya kenyal dan segar sama sekali tidak berbau amis. Disaat saya mengopek bagian kepalanya, terdapat lelehan telur dan sari-sari bagian dalam udang, saya seruput semuanya sampai nggak bersisa.

Baca juga : D’Raja Coffee Kota Medan

Overall seafood disini segar-segar semua, worth to visit. Oh ya, sebelum memesan, ada baiknya konfirmasi dulu berapa harga seafood-nya pada saat itu, karena naik turunnya macam pasar saham, beda-beda tiap hari, tergantung mood ketersediaan stok di pasar. Namun untuk beberapa menu yang bukan seafood, seperti kangkung dan sayur asam rasanya biasa saja.

Sebelum pulang, saya sempatkan mengambil foto bagian luar dari Rilex Seafood. Oh My God, kok terasa berkunang-kunang, terlihat cahaya bersinar seperti cahaya surga? Dokter, maaf sepertinya saya kebanyakan makan… 😀

Tapi bentar dok, saya masih harus pergi makan Soto Udang

Related posts