Restoran Kaum Di Jakarta

Restoran Kaum Di Jakarta

Restoran Kaum – Nongkrong bersama teman dengan suasana fancy namun dengan makanan otentik Indonesia? Restoran Kaum Jakarta yang berada di bawah naungan Potato Head Family bisa menjadi pilihan untuk bersantai.

Restoran Kaum Jakarta hadir dengan bangunan bergaya kolonial, kontemporer dan sentuhan budaya Indonesia. Pengunjung diajak untuk menyelami keanekaragaman makanan di Restoran Kaum Jakarta. Brand Director Kaum, Lisa Virgiano, mengatakan bahwa Restoran Kaum Jakarta menampilkan beragam makanan dari Aceh hingga Maluku.

Ada lebih dari 20 hidangan yang berbahan daging, kue, minuman, sambal, dan aneka makanan lain. “Kami ingin tempat ini menjadi tempat nongkrongnya anak muda untuk mengenal budaya Indonesia. Makanan kami jadul dan otentik Indonesia. Segmennya kami anak muda,” kata Lisa

Pada bagian depan dekat parkir restoran, dekorasi Kaum Jakarta sudah mulai menebarkan aroma Indonesia. Di halaman depan restoran berjejer tanaman-tanaman bahan dasar bumbu Indonesia seperti lengkuas, kumis kucing, kecombrang, dan lain-lain.

Ruangan di dalam restoran sendiri terbagi dua yakni Colonial House dan Main Dining Hall. Colonial House berkapasitas 30-50 orang dengan desain klasik dan homey. “Bagian depan itu Colonial House. Itu bisa digunakan private event atau makan biasa. Sebelumnya ini rumah kantor. Kita tak mengubah bentuk di luar karena ini cagar budaya,” ujar Lisa. Kesan tradisional di Restoran Kaum Jakarta juga terlihat dari pernak-perniknya.

Taplak meja yang digunakan merupakan tenun ulos. Pramusaji juga mengenakan potongan tenun ulos. “Motif dinding dari Dayak. Kami sederhanakan ke gaya kontemporer,” jelasnya. Di area belakang, ada Main Dining Hall yang bisa menampung sekitar 100 orang. Ada dua area yaitu untuk merokok dan tak merokok.

Bagian ujung Main Dining Hall terdapat area bar lengkap dengan DJ Booth dan dapur terbuka. Di bagian tengah terdapat instalasi seni berbentuk pelana kuda dan drum serta topi karya seniman Jopet Kuswidananto. “Dapurnya open kitchen. Jadi bisa mencium aroma makanan yang sedang dimasak.

Di sini kita juga putarkan lagu-lagu tahun 50-70-an,” lanjutnya. KompasTravel sempat mencicipi beberapa makanan Restoran Kaum Jakarta seperti bebek betutu, tumis keciwis tauco pekalongan, ikan bakar sambal dabu dabu, sambal kluwuk, sambal matah, mie gomak, dan nasi putih.

Bebek betutu punya daging yang empuk. Mie gomaknya juga menggoyang lidah. Suasana makan ditemani dengan alunan lagu tahun 50-70-an seperti judul Aksi Kutjing dari Nien Lesmana, Nurlela dari Bing Slamet, dan artis-artis lain. Musik klasik juga tak putus-putusnya diputar.

Lisa mengatakan proses memasak dan bahan-bahan makanan di Restoran Kaum Jakarta tak berbeda dengan Restoran Kaum di Bali atau Hongkong. Ia menyebut menggunakan bahan-bahan berkualitas terbaik. “Untuk beras kami pakai Beras Metik Susu dari Magelang. Kecap dari Cideng.

Garam dari Amed. Kami juga sama sekali tak pakai minyak kelapa sawit, kami pakai minyak kelapa,” imbuh Lisa. Hidangan lainnya yang ditawarkan oleh Restoran Kaum Jakarta seperti lidah sapi sambal tangkil, sate kambing buntel acar rujak, pepes aneka jamur, bobor daun kelor kelapa muda, kue lumpur bubur ketan hitam, laksa bogor oncom merah, dan aneka makanan lain.

Harga makanan ditawarkan mulai dari Rp 15.000 untuk nasi putih hingga Rp 420.000 untuk paha kambing guling madu pedas. Restoran Kaum Jakarta terletak di Jalan Kusuma Atmadja Menteng, Jakarta.

Restoran Kaum Jakarta pada hari Senin – Kamis buka mulai pukul 18.00 – 00.00 WIB, Jumat – Sabtu 18.00 – 02.00 WIB, dan Minggu pukul 18.00 – 22.00 WIB.

Restoran Kaum Jakarta merupakan cabang ketiga Potato Head Family setelah restoran Kaum di Bali dan Hongkong.

Related posts